Menemukan Keajaiban Unsur Besi

Siapa yang tak tahu besi? Secara teoritis adalah unsur kimia dengan simbol Fe (dari bahasa Latin: ferrum) dan nomor atom 26 serta nomor massa 57 dan beberapa isotop. Besi, merupakan salah satu elemen paling melimpah di Bumi; dalam sejarah besi memegang peranan penting dalam membantu memunculkan seluruh peradaban dan merupakan unsur utama dalam baja, yang tanpanya banyak dari infrastruktur modern sekarang ini tidak akan berdiri. Dalam bukunya Nature’s Destiny, ahli mikrobiologi terkenal Michael Denton menekankan pentingnya zat besi:

“Tanpa atom besi, tidak akan ada kehidupan berbasis karbon di kosmos; tidak ada supernova, tidak ada pemanasan bumi primitif, tidak ada atmosfer atau hidrosfer. Tidak akan ada medan magnet pelindung, tidak ada sabuk radiasi Van Allen, tidak ada lapisan ozon, tidak ada logam untuk membuat hemoglobin (dalam darah manusia)…”

van allen keajaiban besi
nasa.gov

Ketika menjelaskan besi “memberikan kekuatan yang hebat” barangkali pembaca membayangkan senjata pemusnah sekelas ICBM, Intercontinental Ballistic Missile (peluru kendali antarbenua) atau senjata pemusnah massal seperti senjata kimia. Tetapi bukan hanya itu. Nikmat yang paling besar yang diberikan Allah kepada umat manusia adalah “desain bumi”. Bumi dan isinya dilindungi oleh Sabuk Van Allen yang membungkus bumi seolah-olah perisai berbentuk medan elektromagnetik berenergi tinggi. Perisai dengan “kekuatan hebat” ini tidak dimiliki oleh planet-planet lain. Sabuk radiasi yang membentuk energi tinggi, terdiri dari proton dan elektron, mengelilingi ribuan kilometer di alas bumi, diberi nama Sabuk Van Allen.

Sabuk ini melindungi bumi dan isinya dari ledakan dahsyat energi matahari yang terjadi setiap 11 tahun sekali yang disebut solar flares. Ledakan dahsyat ini bila tidak ditahan di angkasa dapat meluluh-lantakkan semua kehidupan di bumi; dengan kekuatan setara 100 juta bom atom Hiroshima. Perlindungan juga didapatkan dari serangan badai kosmis yang membahayakan umat manusia. Bagaimana sabuk perisai ini terbentuk? Sabuk ini terbentuk dari inti bumi yang besar, yaitu terdiri dari besi dan nikel. Keduanya membentuk medan magnet yang besar, yang tidak dimiliki oleh planet lain, kecuali planet Merkurius, dengan radiasi yang lebih lemah.

Kemudian kita berfikir atau merenungkan dari mana asal-usulnya? Mungkin pikiran kita akan menuju ke berasal dari pabrik pabrik, penempa pandai besi atau beberapa proses manufaktur lainnya atau mungkin ditambang dari kerak bumi. Namun ternyata Sains memberikan informasi kepada kita bahwa besi termasuk logam berat tidak dapat dihasilkan oleh bumi sendiri.

Menurut standar ilmiah, asal usul besi berasal dari jenis bintang yang dikenal sebagai raksasa merah yang mengubah semua heliumnya menjadi atom karbon dan oksigen. Atom-atom itu kemudian mulai berubah menjadi atom besi, jenis atom terberat yang bisa dihasilkan oleh bintang. Ketika sebagian besar atom bintang menjadi atom besi, maka akan terjadi yang dikenal sebagai supernova. Meledak, menghujani ruang sebagai meteorit yang mengandung besi, melayang di angkasa sampai tertarik oleh gravitasi bumi, di awal terbentuknya bumi miliaran tahun yang lalu.

big bang keajaiban besi
cnnindonesia.com

Penemuan-penemuan ini baru ditemukan pada abad akhir abad ke-20. Namun tahu kah kita bahwa fakta unsur ini bukan berasal dari bumi telah diketahui oleh orang-orang pada abad ke-7 pada zaman Rasulullah SAW ketika Al-Quran diturunkan, dan bahkan salah satu surah dalam Al-Quran diberi nama surah Besi (surah ke 57), dalam salah satu ayatnya yang berarti

“Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka al-Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami ciptakan/turunkan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia (supaya mereka mempergunakan besi itu), dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)-Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Mahakuat lagi Maha Perkasa.” (al-Hadid 57: 25)

Dari kutipan terjemahan ayat di atas “…Dan Kami ciptakan/turunkan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia (supaya mereka mempergunakan besi itu)…” dan telah kita baca dan ketahui bagaimana kekuatan dan manfaat untuk kehidupan. Hal yang menarik lainnya adalah dalam Al-Quran surah ini adalah surah ke 57; dan ternyata nomor massa dari atom ini adalah 57, apakah ini sebuah kebetulan? Tentu saja tidak fakta ini terkait dalam Al-Quran, Firman Allah, yang meliputi semua hal dalam pengetahuan-Nya yang tak terbatas.

Sumber:

  1. sciencing.com/origin-iron-5371252.html
  2. www.islamreligion.com/articles/562/miracle-of-iron/#_ftn23109
  3. id.wikipedia.org/wiki/Besi
  4. Michael J. Denton, Nature’s Destiny (The Free Press: 1998), 198.
  5. Arifin Muftie, Matematika Alam Semesta (PT Kiblat Buku Utama Bandung:2004)

Mahasiswa Fisika UNM Makassar.

1 Comment

  1. Appi

    Waw artikelnya sangat menarik dan menambah ilmu pengetahuan. Good job author, ditunggu artikel selanjutnya.

Leave a Reply

%d bloggers like this: